RSS

Kemanakah Hidup Ini Akan Kau Bawa…?

03 Apr


Hidup ini sangat singkat, bagaikan seorang musafir yang istirahat sejenak di bawah pohon untuk melanjutkan perjalanan. Menurut orang jawa “urip mung mampir ngombe” cuma buat minum aja.

Al-Qur’an mengatakan secara implisit bahwa satu hari diakhirat rasanya bagaikan seribu tahun di dunia.

Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu (Qs. Al Hajj:47)

Laron berpikir telah hidup lama, buktinya sudah mengelilingi ruangan rumah, namun jika cicak melihatnya maka umur laron hanya semalam saja. Cicak pikir umurnya juga telah lama, namun jika dilihat oleh kucing maka umurnya sebentar saja.

Kucing pikir ia telah berumur panjang, namun apakah sama jika kuda yg melihatnya? Begitu pula kuda jika dilihat oleh manusia maka umur kuda hanya singkat saja.

Bagaimana dengan manusia? Siapa yg melihat umur manusia? Mari kita lihat berdasarkan Al-Qur’an sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun
24 jam akhirat = 1000 tahun
3 jam akhirat = 125 tahun
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun

Umur manusia rata-rata 60 – 70 tahun. seribu tahun kurang lebih jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. amat singkatlah kehidupan kita.Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu.

Hanya satu setengah jam saja, menentukan kehidupan abadi kita kelak hendak surga atau neraka? Cuma satu setengah jam saja penderitaan karena kemiskinan, kekurangan, maka bersabarlah… Satu setengah jam saja coba buat ALLAH senang dan hentikan buat setan senang. Cuma satu setengah jam saja mencoba menahan nafsu dan ganti dengan syari’at. Satu setengah jam yang penuh perjuangan, namun akan ALLAH ganti dengan surga yang abadi. Insya ALLAH…aamiin..

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.(Qs. Al Hadiid ayat 20)

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (Qs. Al An’aam:32)

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari (Qs. An Naazi´aat ayat 46)


Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman kepada Allah) (Qs. Al A´laa :14)

Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu (Asy Syams ayat 9)

Masya Allah..

Wallahu a’lam bish showab…
Sahabatmu dijalan Allah,
Muhammad Jibriel Abdul Rahman

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 April 2011 in Hikmah

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: