RSS

Arsip Tag: Hati

Menata Hati

Tatkala hidayah telah menyapa, terkadang seseorang lupa segalanya. Merasa terasing di tengah kaumnya membuat sikapnya terlalu bangga sehingga yang lainnya seolah terhina.

MENGAPA HATI SANGAT BERHARGA?

1. Kebahagiaan dan kehancuran manusia tergantung pada hati

Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik maka seluruh tubuh akan baik, dan jika ia rusak maka seluruh tubuh pun akan rusak. Ketahuilah bahwa ia adalah hati”[1]

Baca selanjutnya..

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 April 2011 in Qolbu

 

Tag: ,

Hati yang mati menghalangi terkabulnya do’a

Seseorang berkata kepada Ibrahim bin Adham Rahimahullah: “Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman dalam kitab-Nya :

“Berdoalah kalian kepada-KU, niscaya Aku kabulkan doa kalian.” (Surat Al Mu’min ayat ke 60).

Sedangkan kami telah berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekian lama namun tidak juga Allah Subhanahu wa Ta’ala kabulkan doa kami.”

Baca selengkapnya..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Maret 2011 in Qolbu

 

Tag: ,

Satu hati….

Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya):

“Dan Yang mempersatukan hati-hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak akan dapat mempersatukan hati-hati mereka, akan tetapi Allah Subhanallahu wa Ta’ala telah mempersatukan hati-hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Al-Anfal: 63)

Ayat di atas mengingatkan kita kepada sebuah kisah yang terjadi pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam . Yaitu kisah permusuhan antara suku Aus dan suku Khazraj di daerah Yatsrib (Madinah). Permusuhan antara kedua suku tersebut telah berlarutan berpuluh-puluh tahun lamanya yang telah banyak memakan korban jiwa dan harta. Kemudian datanglah Islam, dan masuklah cahaya Islam ke dalam hati orang-orang Aus dan Khazraj. Maka terwujudlah ikatan persaudaraan dan persatuan di bawah naungan panji Islam sekaligus menghapus semangat jahiliyah serta permusuhan di antara mereka.

Baca selengkapnya..

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Maret 2011 in Qolbu

 

Tag: ,

Maksiat Memadamkan Cahaya Hati

Setiap hari tidak bosan-bosannya kita melakukan maksiat. Aurat terus diumbar, tanpa pernah sadar untuk mengenakan jilbab dan menutup aurat yang sempurna. Shalat 5 waktu yang sudah diketahui wajibnya seringkali ditinggalkan tanpa pernah ada rasa bersalah. Tidak hanya itu, yang lebih parah, kita selalu jadi budak dunia, Hati ini pun tak pernah kunjung sadar. Tidak bosan-bosannya maksiat terus diterjang, detik demi detik, di saat pergantian malam dan siang. Padahal pengaruh maksiat pada hati sungguh amat luar biasa. Bahkan bisa memadamkan cahaya hati. Inilah yang patut direnungkan saat ini.

Baca selengkapnya..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Maret 2011 in Qolbu

 

Tag: , , ,

Memindahkan Hati Ke Akhirat..maukah?

Barangsiapa mengharapkan akhirat, kemudian berusaha untuk mendapatkannya sedang ia seorang Mukmin, maka usahanya akan diganjar.” (QS. al-Israa’:19)

Kita ini dalam perjalanan pulang. Pulang ke kampung Akherat. Tapi orang-orang bodoh, mereka bekerja mati-matian untuk bekal dunia. Orang-orang seperti itu, adalah orang-orang yang tertipu. Dan lebih bodoh lagi kalau ada orang yang mau berjihad fii sabilillah tujuannya dunia. Ngeri orang seperti itu. Akibat sikap orang-orang seperti ini, akhirnya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam giginya patah dalam perang Uhud.

Pemanah-pemanah dalam perang Uhud itu turun rebutan ghonimah. Minhum man yuriidu dunya minhum man yuriidu akhiroh. Para perindu akhirat inilah yang menjadi perisai-perisai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang menghendaki akhirat pada waktu itu, adalah Anas bin Nadhr. Yang ketika dia mati, di dadanya terdapat lebih dari tujuh puluh lubang antara luka pedang tombak dan panah.

Baca selengkapnya..

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Maret 2011 in Qolbu

 

Tag: , ,

Mengenal jenis Qolbu

Hati memiliki dua materi yang saling tarik-menarik. Ketika ia memenangkan per-tarungan maka di dalamnya terdapat kecintaan, keimanan, keikhlasan dan tawakal kepada Allah, itulah materi kehidupan.

Di dalamnya juga terdapat kecintaan kepada nafsu, keinginan dan usaha keras untuk mendapatkannya, dengki, takabur, bangga diri, kecintaan berkuasa dan membuat kerusakan di bumi, itulah materi yang menghancurkan dan membinasakannya.

Ia diuji oleh dua penyeru: Yang satu menyeru kepada Allah dan Rasul-Nya serta hari akhirat, sedang yang lain menyeru kepada kenikmatan sesaat. Dan ia akan memenuhi salah satu di antara yang paling dekat pintu dan letaknya dengan dirinya.

Baca selengkapnya..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Maret 2011 in Qolbu

 

Tag: ,

Mengenali Hal-hal Yang Mematikan Hati

Hati-hatilah dengan HATI kita…

Biarkan HATI kita HIDUP dan berCAHAYA…

Jangan sekali-kali memBUNUH hati kita secara perlahan…!

Lalu bagaimana ciri-cirinya bahwa kita telah memBUNUH HATI kita secara perlahan ?

Baca selengkapnya..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Maret 2011 in Qolbu

 

Tag: ,